7 Resep Nastar Lumer & Anti Retak untuk Lebaran dan Ramadan
Bikin nastar pertama kali sering bikin deg-deg-an. Sudah niat bikin kue kering untuk Lebaran, tapi hasilnya retak, meleber, atau permukaannya tidak kinclong. Ada yang pecah saat dipanggang, ada yang terlalu keras, bahkan ada yang berjamur karena kurang matang. Padahal rasanya sudah enak.
Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi saat membuat nastar, terutama untuk pemula. Nastar terlihat sederhana, tetapi teksturnya yang lumer dan permukaannya yang halus butuh teknik yang tepat.
Kenapa Nastar Bisa Retak atau Meleber?
Retaknya nastar biasanya bukan karena resepnya salah, tetapi karena tekniknya kurang pas. Overmixing membuat adonan terlalu banyak udara sehingga saat dipanggang mengembang lalu pecah. Suhu oven yang terlalu tinggi membuat permukaan cepat kering sementara bagian dalam belum kokoh. Mengoles terlalu cepat saat nastar masih panas juga bisa memicu retak pada permukaan.
Nastar yang meleber sering terjadi karena adonan terlalu lembek, terlalu lama diuleni dengan tangan hangat, atau kandungan lemaknya terlalu dominan tanpa pendinginan sebentar sebelum dibentuk.
Memahami konsep ini penting supaya kita tidak sekadar mengikuti resep, tapi tahu apa yang sedang kita lakukan.
Dasar Penting Bikin Nastar Lumer dan Halus
Saat membuat nastar, adonan cukup dicampur sampai rata saja. Tidak perlu dimixer lama seperti membuat bolu. Kuning telur memberi warna dan struktur, sementara tepung dan maizena membantu tekstur rapuh. Pendinginan singkat di kulkas membantu adonan lebih stabil saat dibentuk.
Proses panggang dua tahap juga penting. Panggang pertama sampai setengah atau tiga perempat matang, dinginkan, baru oles. Olesan sebaiknya dilakukan setelah permukaan dingin dan dilakukan bertahap agar hasilnya kinclong tanpa retak.
Sekarang, mari kita lihat 10 resep Nastar pilihan yang bisa jadi referensi untuk Ramadan dan Lebaran.
10 Resep Nastar Lumer & Anti Retak
1. Nastar Lumer Premium
Resep ini cocok untuk pemula yang ingin hasil premium. Proses mixing hanya sekitar dua menit sehingga risiko overmix sangat kecil. Teknik oles dua kali dan langsung oven kembali adalah kunci agar tidak retak.
Checklist penting:
- Mixer sebentar saja
- Panggang 150°C lalu 120°C
- Oles dua kali berurutan
- Jangan menunggu terlalu lama setelah oles
2. Nastar Lumer Lembut Premium (tips glowing kinclong & mulus)
Resep ini terkenal dengan tips glowing yang detail. Penekanan pada suhu rendah dan oles bertahap sangat membantu pemula.
Checklist:
- Jangan overmix
- Jangan terlalu lama menguleni
- Panggang 150°C lalu turunkan suhu
- Pastikan bawah nastar kokoh sebelum oles
3. Nastar (Resep 1kg Terigu)
Cocok untuk produksi banyak saat Ramadan. Resep ini stabil untuk jumlah besar dan tetap lembut.
Checklist:
- Masak selai sampai benar-benar kering
- Panggang api sedang 150°C
- Oles dua kali
- Dinginkan sebelum simpan
4. Nastar 1 kg (lembut, lumer, glowing anti mleber)
Menggunakan pendinginan adonan sebelum dibentuk, sehingga bentuk lebih stabil.
Checklist:
- Simpan adonan 15 menit di kulkas
- Timbang adonan 5 gr
- Panggang 140°C
- Oles setelah agak dingin
5. Nastar Kinclong Ekonomis
Versi ekonomis tapi tetap kinclong. Cocok untuk yang ingin bikin banyak tanpa biaya tinggi.
Checklist:
- Oven api kecil
- Tunggu benar-benar dingin sebelum oles
- Oles dua kali
- Panggang ulang suhu rendah
6. Nastar Lumer Premium
Tekstur lembut dan teknik “jangan diuleni” sangat ditekankan di sini.
Checklist:
- Aduk sampai bisa dibentuk saja
- Oven jangan terlalu panas
- Dinginkan sebelum oles
- Panggang ulang sampai matang sempurna
7. Nastar Lumer dan Lembut
Memberikan tips detail olesan agar tidak beruntusan.
Checklist:
- Mixer 1 menit saja
- Oles saat benar-benar dingin
- Turunkan suhu saat panggang kedua
- Simpan setelah dingin total
Penutup
Membuat nastar memang butuh latihan, tapi bukan berarti sulit. Dengan memahami konsep adonan, suhu oven, dan teknik oles yang benar, nastar lumer dan anti retak bukan lagi hal yang menakutkan.
Ramadan dan Lebaran adalah momen belajar sekaligus berbagi. Jangan takut gagal di percobaan pertama. Setiap batch membuat kita makin paham karakter oven dan adonan.
Coba salah satu resep di atas dan bagikan hasilnya di Cookpad. Siapa tahu nastar buatanmu jadi favorit keluarga tahun ini.
Mau lebih banyak lagi dapatkan Tips dan Rekomendasi Resep Premium dari Mamah Cookpad? Ayo Gabung juga Whatsapp Channel Cookpad sekarang
FAQ Seputar Nastar
1. Kenapa nastar saya retak saat dipanggang?
Biasanya karena suhu oven terlalu tinggi atau adonan terlalu banyak dimixer.
2. Haruskah adonan nastar dimasukkan ke kulkas?
Boleh, sekitar 10–15 menit agar lebih stabil dan mudah dibentuk.
3. Kapan waktu terbaik mengoles nastar?
Setelah setengah matang dan sudah agak dingin.
4. Kenapa nastar meleber?
Adonan terlalu lembek atau terlalu lama diuleni.
5. Berapa suhu ideal memanggang nastar?
Sekitar 130–150°C tergantung oven masing-masing.
6. Kenapa bagian bawah harus kokoh sebelum oles?
Agar nastar tidak lembap dan berjamur saat disimpan.