Di dapur rumahan, terutama dapur ibu-ibu Indonesia, tujuan memasak bukan cuma cepat, tapi juga hasilnya enak, matang merata, dan bisa diandalkan setiap hari. Karena itu, banyak yang mulai bertanya:
“Perlu nggak sih pressure cooker / Presto?”
atau
“Kalau nggak punya pressure cooker / Presto, bisa pakai metode lain?”

Artikel ini membahas dua pendekatan memasak yang sering dibandingkan: pressure cooker (presto) dan metode 5:30:7, lengkap dengan fungsi, cara kerja, dan kapan sebaiknya dipakai—supaya kamu bisa memilih yang paling pas untuk kebutuhan dapur di rumah.


Apa Itu Pressure Cooker?

Pressure cooker atau sering disebut sebagai Presto adalah panci tertutup rapat yang memasak makanan dengan tekanan tinggi. Ketika dipanaskan, uap air terperangkap di dalam panci, menaikkan tekanan dan suhu di atas titik didih normal air.

Cara Kerja Singkat Pressure Cooker

  • Panci dikunci rapat
  • Uap tidak bisa keluar
  • Tekanan naik → suhu bisa mencapai ±120°C
  • Panas tinggi ini mempercepat pematangan bahan

Penggunaan Umum Pressure Cooker

Pressure cooker biasanya digunakan untuk:

Keunggulan utamanya satu: waktu.
Masakan yang biasanya butuh 1–2 jam bisa selesai jauh lebih cepat.


Tantangan Pressure Cooker di Dapur Sehari-hari

Meski terdengar ideal, dalam praktik harian banyak ibu-ibu menemukan beberapa tantangan:

  1. Kurang fleksibel untuk dikoreksi
    Begitu panci terkunci dan bertekanan, sulit membuka untuk cek rasa atau tekstur.
  2. Risiko overcook
    Jika waktu meleset sedikit, tekstur bisa terlalu lembek.
  3. Kurang cocok untuk masakan ringan
    Untuk ayam, tahu, tempe, atau semur sederhana, pressure cooker sering terasa “berlebihan”.
  4. Tidak semua orang nyaman dengan tekanan tinggi
    Ada yang merasa waswas dengan suara, uap, atau mekanismenya.

Karena itulah, banyak ibu-ibu akhirnya mencari alternatif yang lebih tenang tapi tetap berhasil.


Metode 5:30:7 sebagai Alternatif Rumahan

Di sinilah metode masak 5:30:7 jadi menarik. Metode ini tidak menggunakan tekanan, melainkan mengandalkan waktu dan panas stabil. Selain itu metode ini HEMAT GAS!

Metode masak 5:30:7 adalah teknik memasak dengan menyalakan api hanya di awal dan akhir, sementara proses utama memanfaatkan panas sisa dalam panci tertutup.

  1. 5 menit pertama → masak hingga mendidih
  2. 30 menit berikutnya → api dimatikan, panci tetap tertutup
  3. 7 menit terakhir: api dinyalakan kembali untuk pematangan akhir

Metode ini memanfaatkan:

  • Panas perlahan
  • Uap alami dalam panci
  • Waktu yang cukup agar bahan matang sampai dalam

Perbandingan Singkat: Pressure Cooker vs Metode 5:30:7

AspekPressure CookerMetode 5:30:7
Prinsip kerjaTekanan tinggiPanas stabil + waktu
KecepatanSangat cepatLebih lambat
Kontrol di tengah masakMinimSangat fleksibel
Risiko overcookLebih tinggiLebih rendah
Cocok untukDaging keras, tulangMasakan harian
Tingkat “tenang” saat masakRendahTinggi

Kapan Metode 5:30:7 Bisa Menggantikan Pressure Cooker?

Untuk kebutuhan dapur sehari-hari, metode 5:30:7 sering kali sudah lebih dari cukup, terutama untuk:

  • Ayam ungkep
  • Semur ayam
  • Tahu & tempe bumbu
  • Lauk berkuah ringan
  • Masakan yang ingin bumbunya meresap pelan

Banyak ibu-ibu merasa metode ini:

  • Lebih mudah dikontrol
  • Bisa ditinggal sebentar tanpa panik
  • Hasilnya konsisten dan “berasa”

Kapan Pressure Cooker Tetap Dibutuhkan?

Pressure cooker tetap unggul jika kamu:

  • Memasak daging sapi tua
  • Mengolah tulang & iga
  • Membuat kaldu pekat
  • Dikejar waktu sangat singkat

Dalam kondisi ini, pressure cooker memang tidak tergantikan.


Kesimpulan: Pilih yang Sesuai, Bukan yang Paling Canggih

Untuk dapur rumahan:

  • Pressure cooker adalah alat spesialis
  • Metode 5:30:7 adalah metode serba guna

Kalau tujuanmu adalah masak harian yang tenang, enak, dan bisa diulang tanpa drama, metode 5:30:7 bisa jadi sahabat baru di dapur—bahkan tanpa perlu alat tambahan.


FAQ

Apakah metode 5:30:7 bisa menggantikan pressure cooker?
Tidak sepenuhnya. Metode 5:30:7 cocok untuk masakan harian, tapi tidak secepat pressure cooker untuk daging keras atau tulang.

Mana yang lebih hemat gas?
Metode 5:30:7 sering lebih stabil karena menggunakan api kecil terus-menerus. Pressure cooker cepat, tapi butuh panas tinggi di awal.

Apakah metode 5:30:7 aman untuk pemula?
Sangat aman karena tidak menggunakan tekanan tinggi dan mudah dikoreksi di tengah proses.

Kalau tidak punya pressure cooker, apakah metode 5:30:7 cukup?
Untuk sebagian besar masakan rumahan Indonesia, ya, sudah sangat cukup.

Apakah metode 5:30:7 harus persis waktunya?
Tidak harus detik per detik. Yang penting urutan fase dan penggunaan api kecil dijaga.

Baca juga artikel lainnya :

Metode Masak 5:30:7: Teknik Populer Bikin Masakan Lebih Matang & Berasa
Metode masak 5:30:7 adalah teknik memasak hemat gas yang memanfaatkan panas sisa dan uap panci tertutup agar masakan matang sempurna tanpa api menyala lama.